Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Fashion di Dunia Kerja

By Caring Lova on December 15, 2010
Fashion di Dunia Kerja

Tanya [T]: Tak lama lagi saya akan memasuki dunia kerja. Banyak informasi yang saya dapat dari teman-teman yang sudah bekerja agar saya mulai memperhatikan penampilan [fashion] jika ingin memasuki dunia kerja. Saya bingung. Apa pentingnya atau seberapa penting sih fashion untuk dunia kerja? Bagaimana cara saya memanfaatkan fashion untuk meniti karir nantinya? Saya tak mau gagal dalam mencari kerja atau bahkan berkarir hanya karena tak paham masalah ini.

Jawab [J]: Fashion adalah gaya hidup. Artinya, fashion bukan sekedar urusan seputar produk atau barang yang kita kenakan sehari-hari  untuk bisa tampil cantik dan menarik. Tapi fashion dalam pengertian yang pertama adalah ilmu atau seni dalam memilih produk yang sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan kita dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Fashion merupakan sebuah seni memilih dari berbagai pilihan yang merupakan akumulasi sekaligus terinspirasi dari banyak pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan kita. Mulai dari politik, sosial, ekonomi hingga kultural [kebudayaan].

Sebagai contoh. Saat krisis ekonomi melanda misalnya, pilihan fashion yang dikenakan biasanya akan ikut disesuaikan dengan kemampuan seseorang. Sehingga patokannya adalah nilai ekonomisnya. Sebaliknya, saat kita sedang bersedih maka pilihan warna yang akan kita kenakan akan disesuaikan dengan suasana duka yaitu hitam. Atau  kita bisa juga memilih hitam untuk kelihatan lebih langsing. Jadi, fashion dalam pengertian yang pertama adalah kemampuan dalam memilih produk yang diperlukan sesuai dengan akumulasi dari berbagai referensi yang ada dalam kehidupan kita.

Fashion dalam pengertian kedua adalah sebuah statemen atau pernyataan seseorang mengenai dirinya terhadap orang lain atau pun lingkungan di sekitarnya. Karena itu, fashion dapat digunakan sebagai sebuah self branding atau pencitraan diri seseorang kepada orang lain atau lingkungannya. Untuk bisa berhasil membentuk sebuah pencintraan diri, maka hal terpenting yang harus diperhatikan adalah menganalisis diri kita sendiri. Memahami terhadap keadaan dan kebutuhan diri sendiri.

Dalam banyak hal, seringkali kita memerlukan kalangan profesional untuk bisa melakukan pencitraan terhadap diri sendiri melalui fashion. Sehingga sebenarnya, fashion bisa digunakan untuk membentuk pencitraan yang sesuai agar memberi hasil yang sesuai dengan yang diharapkan seseorang. Termasuk dalam dunia pekerjaan atau karirnya. Yang terbaik adalah membentuk image atau citra secara natural dan sesuai dengan kepribadian kita.

Di perusahaan misalnya, pencitraan dilakukan lewat penggunaan seragam para karyawannya. Biasanya dilakukan dengan memilih warna seragam yang disesuaikan dengan pencintraan dari perusahaan itu sendiri. Industri perbankan paling sering menggunakan pencitraan melalui seragam dengan warna-warna khas atau warna korporat. Dalam bidang pekerjaan tertentu seperti politikus dan praktisi hukum, meskipun tidak menggunakan seragam untuk pencitraan tapi biasanya mereka memiliki pilihan produk fashion yang telah menjadi gaya hidup kalangan tersebut.

Sementara itu, di industri lain seperti industri kreatif. Fashion adalah sebuah kebebasan untuk mengekspresikan diri seseorang. Alhasil, tiap hari buat para pekerja industri kreatif adalah kebebasan untuk melakukan pencitraan terhadap dirinya sendiri. Lewat kreativitasnya dalam memilih fashion yang akan dikenakannya sesuai dengan hasil yang ingin dicapainya dalam pekerjaannya. Tentu saja mereka jauh lebih bebas dari orang-orang yang berada dalam pencitraan korporasi.

Yang pasti, secara individual atau personal, maka pilihan yang dibuat seseorang akan ditentukan oleh banyaknya pilihan yang ada dalam kehidupan seseorang. Sesuatu yang disukai dan tidak disukai misalnya akan ikut mempengaruhi pilihan yang dibuat seseorang. Sementara itu, fashion pun memiliki kekuatan yang luar biasa untuk ikut mempengaruhi kedudukan [status], leadership dan bahkan mood [rasa] seseorang dan lingkungannya. Fashion bisa menambah rasa kepercayaan diri seseorang sehingga mempermudah penerimaannya di dalam sebuah lingkungan. Atau bahkan bisa menurunkan kepercayaan diri seseorang sehingga merasa diasingkan atau tidak diterima di dalam lingkungan atau komunitasnya.

Fashion juga bisa menentukan tingkat “kepemimpinan” seseorang di dalam lingkungannya. Yaitu dengan menempatkan atau menarik seseorang menjadi penentu tren atau trendsetter di lingkungan atau komunitasnya. Jadi, fashion memiliki kekuatan untuk menentukan hasil yang bisa dicapai oleh seseorang dalam kehidupannya sehari-hari termasuk dalam kehidupan profesionalnya. Mulailah mengenali diri sendiri dan jadikan pengetahuan akan fashion untuk meraih hasil yang diharapkan dalam karir kita.

Nah, selamat berpenampilan menarik. ***

About Caring Lova


Artikel Fashion di Dunia Kerja

3 Comments

  1. Pingback: Pakaian Kerja Wanita | Dress & Make Up for Success - YCPA

  2. Pingback: Your Job is NOT Your Career - Bekerja Keras Menggapai Passion - YCPA

  3. Pingback: Memilih baju yang modis untuk ke kantor - YCPA

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>