Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Wanita Bekerja vs Kecantikan Diri

By on May 4, 2011

Wanita  bekerja seringkali dianggap tak memiliki waktu merawat diri dan tidak  bisa tampil cantik dan menarik. Anggapan itu tidak  terlampau salah, karena memang kini  banyak wanita bekerja sama kerasnya dengan pria.   Bidang pekerjaan yang tanpa pandang bulu, membuat kompetisi antara pria dan wanita sangat besarnya.

Akibat  perubahan zaman , banyak wanita  menilai kecantikan diri adalah  prioritas ke sekian dari  target yang ingin dicapainya.  Prioritas mereka yang utama adalah memburu kompetensi agar diterima atau mendapat tempat yang setara dengan  para pria.

Boleh saja mengejar pioritas-prioritas  penting dalam kariernya. Namun sebagai wanita  sebaiknya perhatikan tiga hal penting:   (1) Rambut. Pilihan model rambut yang tepat dapat membuat wanita tetap bisa tampil cantik dan menarik meskipun sibuk bekerja. Pilihlah model rambut yang mudah ditata dan sesuai dengan bentuk wajah sehingga Anda bisa menghemat waktu di pagi hari. Gunakan pula produk rambut untuk menjaga keindahan dan kesehatan rambut.

(2) Bibir. Daripada menggunakan lipstick untuk ke kantor, lebih baik menggunakan lip gloss tipis. Selain menghemat waktu, jika Anda terlanjur mengoleskannya terlalu banyak, penampilan tidak terlihat berlebihan. Dan (3) Riasan. Menghemat waktu bukan berarti tidak bisa tampil stylish. Pilihan riasan minimum dengan gaya natural look bisa menjadi pilihan yang tepat. Anda tidak perlu menggunakan foundation tebal atau blush on untuk tampilan ini.

Demi menjaga kecantikan,  beberapa hal yang  harus diperhatikan , seperti  menggunakan pelembab yang dilengkapi SPF di pagi hari dan membersihkan wajah plus mengaplikasikan krim malam ketika hendak tidur.  Juga jangan lupa berolahraga agar fisik selalu bugar. Dengan begitu, Anda bisa tampil prima saat bekerja. Semua itu sudah oke. Masalahnya, masih ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang seringkali terlewat tapi berpotensi besar merusak penampilan saat kerja. Lihat masalahnya dan temukan solusinya berikut ini.

Selain itu, berikut beberapa  tips  bagi wanita bekerja

1. Jangan Terlalu Lama Terpapar AC

Rasanya, kini hampir tak mungkin gedung perkantoran tidak menggunakan AC. Umumnya, gedung perkantoran menggunakan jenis AC sentral alias pengaturan suhunya terpusat. Dengan demikian, sulit bagi kita untuk mengendalikan temperatur atau kadar kelembabannya. Padahal, terlalu lama terpapar AC berpotensi membuat kulit kering.  Penggunaan AC membuat kadar kelembaban di dalam ruangan rendah. Kadar kelembaban yang rendah ini mengakibatkan kulit kehilangan air dan minyak. Akibat selanjutnya mudah ditebak, yaitu kulit menjadi kering. Kulit yang kering memiliki kadar kelenjar minyak yang rendah dan membuatnya menjadi lebih sensitif, sehingga mudah mengelupas dan merekah.

Solusinya, sering-seringlah menggunakan pelembab badan. Gunanya untuk mencegah kadar air yang hilang dan membuat kulit lembut kembali. Ada beberapa jenis pelembab, yaitu krim dan lotion. Tingkat perlindungan krim memang lebih tinggi daripada lotion.  Selain itu, banyak-banyaklah mengonsumsi air putih.  Ini membantu agar kulit tetap terjaga kelembabannya.

Yang penting, perhatikan pola makan dan minum, hindari konsumsi minuman berkafein. Kandungan ini memiliki efek diuretik (ingin buang air kecil), sehingga membuat tubuh dan sel-sel kulit kehilangan cairan dan mineral penting. perhatikan pula pola makan Anda. Perbanyak porsi sayuran dan buah serta seimbangkan asupan protein dan lemak takjenuh, untuk melindungi kulit Anda.

2. Salah Postur Tubuh

Meski Anda pekerja kantoran yang bekerja di belakang meja, tidak berarti 100% terbebas dari risiko pekerjaan fisi. Nyeri punggung dan sakit pinggang juga mengancam pekerja kantoran.

Duduk atau berdiri dalam waktu lama dapat menyebabkan nyeri punggung dan pinggang. Hal ini sering dialami oleh pekerja kantoran yang harus duduk dari pagi hingga sore untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Bila gangguan ini berat maka dapat menyebabkan nyeri hebat akibat penjepitan pada syaraf yang ada di tulang belakang.

Solusinya, sebelum nyeri datang atau bertambah parah, ayo kita cegah. Posisi duduk terbaik saat di meja kerja adalah posisi punggung dan leher sebisanya berada pada satu garis lurus, tidak membungkuk, dan tidak berlendot malas.

Gunakan kursi dengan penyangga punggung yang pas. Saat mengangkat barang, jangan dilakukan sambil membungkuk. Lebih baik berjongkok atau rendahkan posisi tubuh hingga kurang lebih sejajar dengan barang tersebut, baru diangkat.

Kalau harus berdiri atau duduk dalam waktu lama, usahakan posisi tubuh kita tegap. Hal ini membantu berat badan terdistribusi secara merata sehingga tidak akan memberi tekanan berlebihan pada salah satu bagian tubuh.

3.  Stress

Stress membuat kulit mudah bermasalah. Saat sedang stres, kadar homon kortisol (yang sering disebut hormon stres) meningkat. Hal ini membuat produksi minyak dalam kulit ikut meningkat, lebih tinggi dari biasanya. Akibatnya, kulit menjadi lebih berminyak dan mudah timbul masalah kulit. Nah, ketika pembuangan minyak berjalan tidak sempurna dan menyumbat pori-pori, saat itulah jerawat muncul.

Stres juga dapat berdampak ke rambut. Dalam kondisi stres, rambut masuk ke dalam fase kerontokan yang disebut telogen. Telogen effluvium, adalah masalah kerontokan rambut yang muncul tiga bulan setelah seseorang mengalami stres berat, entah fisik atau emosional. Masalah ini sebenarnya sangat umum terjadi. Biasanya, rambut akan tumbuh dengan sendirinya dalam waktu enam hingga sembilan bulan.

About teguhsp


Artikel Wanita Bekerja vs Kecantikan Diri

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>