Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Mengelola Gaji

By Caring Lova on October 5, 2011

CaringLova,

Tentu menyenangkan bukan saat kita mendapat gaji? Apalagi itu gaji pertama dan jumlahnya lebih dari cukup. Wah…, rasanya bisa membuat kita melayang tinggi.

Eits, tapi tunggu dulu. Sebagai wanita karir, kita harus pandai mengelola gaji agar pendapatan yang kita terima bisa digunakan maksimal dan tidak besar pasak dari tiang. Tahu artinya, kan? Artinya: lebih besar pengeluaran dari gaji yang kita terima alias jebol bin nombok.

Nah, ini dia tips agar kita bijak dalam mengelola keuangan, yang beberapa diantaranya diberikan oleh Prita Hapsari Ghozie, seorang chief financial planner ternama:

Alokasi dan rencana pengeluaran
Alokasikanlah gaji kita per pos. Buat catatan paling tidak 3 bulan ke belakang untuk melihat apa saja pengeluaran yang kita gunakan dari gaji yang didapat. Ini sangat berguna agar kita dapat mengetahui sejauh mana kemampuan finansial kita dan pos-pos mana saja yang pengeluarannya besar. Pos untuk transport, makan, bayar kost harus sudah direncanakan. Termasuk juga dana darurat. Dengan begitu akan memudahkan kita untuk mengetahui pengeluaran wajib yang harus dibayarkan. Masukan dalam amplop terpisah.

Buat prioritas
Bagaimana kalau pemasukan yang kita dapat ternyata tidak sebesar rencana pengeluaran? Prita manawarkan langkah membuat prioritas dalam menyusun rencana pengeluaran lewat metode ZAPFIN. Ini merupakan cara mudah membuat prioritas anggaran. Setiap pendapatan yang diterima, digunakan dengan pembagian berikut: Zakat, Assurance, Present Consumption, Future Spending dan Investment.

Usahakan menabung
Sekalipun tak mudah, upayakan untuk tetap menabung. Sisihkan untuk yang satu ini. Bahkan menyisihkan Rp 2 ribu atau 5 ribu di luar pos-pos pengeluaran rutin akan sangat berguna. Di akhir bulan tertentu, ada uang yang bisa digunakan, termasuk untuk menambah pos dana darurat.

Investasi
Bila ada sisa, upayakan juga untuk memiliki investasi. Minimal dalam bentuk deposito sehingga tidak selalu diambil sewaktu-waktu.

Disiplin
Pada akhirnya, pengelolaan gaji adalah perkara kedisiplinan. Kita harus disiplin terhadap rencana yang dibuat. Sebesar apapun gaji yang diterima, tidak akan cukup jika tidak disiplin mengaturnya.

Nah, selamat mengelola gaji, ya!

(foto: istimewa)

About Caring Lova


Artikel Mengelola Gaji

One Comment

  1. mey

    3 May 2012 at 18:07

    jaln2 kpulau jeju..saya setuju…
    bener bget min,,,qlo gak disiplin gaji yg ada stiap blnx kere trs…..hehe

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>