Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Stress Kerja? Siapa Takut!

By Caring Lova on December 14, 2010
stress-kerja

Stress kerja? Bagi wanita yang tengah meretas karir, hidup seringkali seperti roda yang cepat betul berputarnya. Setelah senang bukan kepalang mendapat pekerjaan, bulan madu seakan berganti “bulan racun” ketika pekerjaan bertubi-tubi, rekan kerja yang tak bersahabat, juga bos yang minta ampyyuuuun galaknya.

Stress? Sudah pasti. Tapi jangan biarkan diri kita kalah karena tekanan pekerjaan. Stress kerja tak boleh jadi pembunuh karir. Tekanan nggak boleh membuat pekerjaan kita jadi belepotan gak keruan. Stress justru bisa menjadi pemicu untuk sukses. Ya, success above stress. Bagaimana cara menghilangkan stress kerja? Nah, berikut ada sedikit tips yang bisa digunakan:

Cara Menghilangkan Stress Kerja

  • Hadapi, jangan lari. Kamu nggak hidup sendirian. Apalagi bila menjadi karyawan baru. Lingkungan kerja adalah sesuatu yang sudah ada sebelum Kamu datang, bukan? Begitu pula dengan atasan dengan sikap serta karakter yang mungkin baru dijumpai saat itu. Maka, hadapilah semuanya terlebih dulu. Oh ya, sebelum berangkat kerja, yakinkan bahwa hari ini Kamu akan bahagia di tempat kerja akan menjadi salah satu cara menghilangkan stress yang paling sederhana.
  • Perbaiki “kaca mata” kita. Stres adalah kondisi di mana seseorang merasa tertekan dan terancam. Stres bisa terjadi bila terdapat ketidakseimbangan antara tuntutan  yang dihadapi individu dan kemampuan yang dimilikinya. Tapi stres juga nggak hanya tergantung pada kondisi eksternal, melainkan juga pada kerentanan individu dan mekanisme pengolahan kognitifnya. Artinya, stress bisa terjadi karena kita salah mengolah kondisi, situasi, serta informasi yang ada. Dan itu berarti: stress juga berpulang pada cara pandang kita. Pada “kaca mata” kita dalam melihat persoalan. So, cobalah melihat dari sisi positif setiap kondisi yang mungkin nggak nyaman dan menyenangkan. Di balik marahnya bos, ambil sisi positifnya. Take it easy.
  • Jadikan tekanan sebagai pemicu kreativitas. Pikiran dan hati manusia adalah seperti kaca. Begitu dibersihkan, begitu cara pandang diluruskan, maka tekanan bisa menjadi pemicu kreativitas sehingga kita bisa lebih produktif. Stress bisa menjadi adrenalin untuk membuktikan bahwa kita adalah orang yang berprestasi.
  • Eat, Pray, and Smile. Pikiran dan perasaan sering mempengaruhi tubuh. Pikiran dan perasaan yang galau akan memicu naiknya asam lambung dan potensi penyakit. Bagaiamana cara menghilangkan stress? Buanglah kecemasan dan ketegangan. Untuk sukses dengan stress kerja, kita butuh tubuh yang sehat. So, eat, pray, and smile. Makanlah yang bergizi, berdoa minta kekuatan, dan tersenyumlah.

Jadi, siapa takut stress?

About Caring Lova


Artikel Stress Kerja? Siapa Takut!

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>