Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Cara Tepat Menyampaikan Surat Resign

By Duratun N on January 12, 2013
surat-resign

Surat Resign? Hmm.. Perjalanan karir memang nggak selamanya berjalan dengan mulus. Ada kalanya kamu harus memutuskan resign dari pekerjaan yang saat ini untuk mendapatkan pekerjaan lain yang lebih baik. Mengundurkan diri dari sebuah perusahaan ternyata bukan perkara sepele lho! Ada baiknya kamu tahu cara tepat menyampaikan surat resign agar kepergian kamu di kantor nyaman untuk kamu dan semua orang.

Baca juga : 5 Langkah Cerdas Pindah Kerja 

Meninggalkan kesan yang baik sebelum kamu resign dari kantor menjadi hal penting yang harus kamu perhatikan. Berikut beberapa hal yang perlu kamu perhatikan saat menyampaikan surat resign.

Cara Menyampaikan Surat Resign

  • Bicara langsung dengan si bos. Bagiamanapun bos adalah orang yang harus kamu hormati meskipun kamu sudah akan keluar kantor. Menyampaikan rencana pengunduran diri kamu dengan si bos secara langsung atau lisan berarti kamu menghormati dan menghargainya sebagai atasan. Sampaikanlah dengan bahasa yang sopan. Dengan begitu akan menunjukkan bahwa kamu profesional dan hubungan dengan bos akan tetap baik.
  • Jangan curhat. Nggak usah panjang lebar cerita pada si bos tentang pengunduran diri kamu. Apalagi kalau terkait dengan hubungan yang tidak baik dengan kolega di kantor. Ini untuk menjaga hubungan baik dengan semua orang. Anggaplah semua masalah di kantor selesai saat kamu keluar dari kantor. Maka berilah kesan yang baik bagi semua orang atsa pengunduran diri kamu.
  • Tetap tanggung jawab dengan pekerjaan lama. Meskipun surat pengunduran diri kamu sudah disampaikan bukan berarti tugas di kantor ditinggalkan. Kamu akan resmi keluar sesuai tanggal mengundurkan kantor, sebelum itu tetaplah bekerja dengan baik dan bertanggungjawab. Selesaikan semua yang masih menjadi beban tugas mu di kantor.
  • Menyampaikan surat maksimal 30 hari sebelum tanggal pengunduran diri. Ini penting diketahui untuk kamu yang mau resign dari kantor. Selain alasan untuk memberi waktu yang cukup agar si bos bisa mencari penggantimu, ini juga sesuai yang ditetapkan oleh hukum yang berlaku di Indonesia dalam UU No. 23 Tahun 2003 tentang ketenagakerjaan.
  • Sampaikan ketika tugas di kantor selesai. Menunggu waktu yang tepat saat resign adalah dimana kamu menyelesaikan tugas dan tanggungjawabmu. Jangan sampai tugasmu ditinggal begitu saja saat kamu mengundurkan diri. Perhitungkan dengan cermat seberapa banyak tugas yang harus kamu handle. Setelah itu tentukan waktu pengunduran diri kamu.
  • Sampaikan pada rekan-rekan. Setelah menyampaikan surat pengunduran diri kamu secara tertulis, sampaikan kepada rekan kerja sedivisi maupun divisi lain yang pekerjaannya terkait dengan pekerjaanmu. Tujuannya, agar mereka bisa memperhitungkan waktu untuk menyelesaikan proyek atau pekerjaan yang berhubungan dengan kamu.

Jadi, sudah siapkah kamu dengan surat resign mu?

About Duratun N


Artikel Cara Tepat Menyampaikan Surat Resign

2 Comments

  1. Pingback: Manfaat Aktif di Serikat Pekerja - YCPA

  2. Pingback: Membuat Meja Kerja yang Nyaman

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>