Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Cek Tujuan Finansial Anda!

By Caring Lova on April 4, 2011

Apakah Anda termasuk golongan menengah?

Tunggu, apa itu golongan menengah?

“Golongan menengah artinya golongan yang berdaya. Kita punya mata pencarian dan mampu makan tiga kali sehari. Kita punya atap di atas kepala. Mungkin rumah kontrakan, mungkin rumah orang tua, mungkin juga sudah jadi rumah sendiri”.

Itulah kategori golongan menengah menurut Ligwina Hananto. Namun, dalam bukunya, Untuk Indonesia Yang Kuat: 100 Langkah Untuk Tidak Miskin, Ligwina mengingatkan bahwa sesungguhnya tidaklah cukup untuk sekedar masuk golongan menengah. Bagi tiap pribadi, dia harus menjadi golongan menengah yang kuat, yang bukan hanya mampu mengurus dirinya sendiri tapi juga orang lain. Dan bagi sebuah negara yang ingin maju, golongan menengah sangat diperlukan sebagai penopang ekonomi negeri.

Ligwina memberi sejumlah ciri golongan menengah yang kuat, yakni: (1) credit history yang sehat; (2) punya dana darurat; (3) punya rumah sendiri; (4) punya proteksi; (5) berinvestasi regular di reksadana; (6) percaya pasar modal negeri sendiri; dan (7) turut serta menggerakkan ekonomi negeri sendiri. Di samping itu, golongan menengah yang kuat seharusnya juga memenuhi paling tidak 2 tujuan finansial penting: dana pensiun dan dana pendidian.

Tujuan finansial itu sendiri dibagi tiga: jangka pendek (3-5 tahun), jangka menengah (5-10 tahun), dan jangka panjang (10-15 tahun) serta di atas 15 tahun.

Nah, apakah Anda sudah memikirkan tujuan finansial?

Sampai di sini kita mungkin sudah cenat-cenut memikirkannya. Dalam pengamatan Ligwina, orang mengalami kesulitan dalam mengelola penghasilannya karena dua arus pengeluaran: cicilan utang dan pengeluaran pribadi. Agar tak kesulitan, usahakan mengatur cicilan utang agar selalu berada di bawah 30% dari penghasilan bulanan. Kemudian, atur kemampuan menabung dan berinvestasi, yang porsinya di kisaran 10%-30% dari penghasilan bulanan.

Tentang menabung, banyak orang yang tak bisa melakukan ini. Bukan karena tak punya uang, tapi pola pikir. Untuk itu, Ligwina menyarankan untuk memotong penghasilan di depan sebelum membuat aneka pengeluaran. Bukan menunggu sisa di akhir bulan. Ini tentang mindset.

Kendati demikian, menabung saja sudah tidak memadai. Ligwina menyarankan investasi. Untuk jangka pendek bisa memilih reksadana pasar uang (investasi yang terproteksi, memiliki imbal hasil yang cukup baik, juga risiko yang lebih kecil). Buat jangka menengah bisa dengan reksadana pendapatan tetap dan reksadana campuran konservatif. Sementara untuk jangka dengan reksadana campuran moderat dan reksadana campuran agresif. Adapun untuk di atas 15 tahun mengambil reksadana saham.

Ligwina sungguh tak hanya pandai mengutarakan masalah keuangan secara lisan. Pembicara keuangan di pelbagai seminar dan radio seperti HardRock serta Cosmopolitan FM. Financial planner ini juga fasih bertutur secara tulisan. Lewat tangannya, buku setebal 238 halaman ini diuraikannya dengan gaya bertutur yang santai, mudah dimengerti, menghibur tanpa kehilangan ketajamannya. Dia juga melengkapi tulisan dengan ilustrasi menarik untuk memperkaya isi.

Jadi, ingin mengetahui langkah-langkah agar tidak jatuh miskin dan punya fondasi keuangan yang kuat?

Tak usah ragu. Buku ini sangat layak dibaca. Di tengah tingginya inflasi ekonomi, dana pendidikan, kendaraan, properti dan sederet ketidakpastian lainnya, sangatlah tepat bila kita menjadi orang yang lebih terencana dalam menyusun anggaran keuangan sehari-hari serta tahu tujuan finansial kita.

Oh ya, kalau setelah dibaca, tentunya harus dipraktikkan sebisa mungkin. Di sini, satu pesan yang barangkali alpa disampaikan Ligwina dalam bukunya adalah yang satu ini: disiplin! Buku ini memberi pencerahan secara mindset. Namun tanpa disiplin, kita akan sulit untuk melangkah maju secara finansial, seperti yang diharapkan Ligwina. ***

About Caring Lova


Artikel Cek Tujuan Finansial Anda!

2 Comments

  1. enny

    30 June 2011 at 10:07

    Can’t wait to read the book hopefully help me to apply my financial plan on the future

    • caringcareer

      30 June 2011 at 10:17

      Yes, great book!

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>