Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Sukses Berkarir, Jangan Lupa Menikah!

By Duratun N on December 4, 2012
Asik kerja, jangan lupa menikah

Jadi seorang wanita karir memang gampang-gampang susah. Kadang untuk mengejar impian berkarir ada hal-hal yang perlu dikorbankan, nggak cuma tenaga tapi juga waktu. Ngomong-ngomong soal waktu, waktu terus berjalan, begitu juga dengan usia kamu. Dulu waktu kuliah ditanya kapan lulus, setelah lulus ditanya kapan kerja, setelah kerja pasti banyak yang dapat pertanyaan “kapan menikah?”

Dari beberapa penelitian di beberapa negara seperti Amerika Serikat dan China, ditemukan bahwa trend masa kini menyebutkan bahwa banyak wanita lebih memilih menikah di usia 25 hingga 30 tahun. Alasannya, wanita modern kini memilih karir dan pendidikan sebagai prioritas dibanding hal-hal lainnya. Bahkan ada juga wanita yang menganggap dengan menikah justru akan menghalangi jenjang karir mereka.

Baca juga : Jangan Pernah Menikahi Pekerjaan

  • Siapkan mental. Pernikahan memang bukan sesuatu yang simple, perlu banyak kesiapan fisik, mental, dan finansial. Diperlukan persiapan yang matang terutama soal mental untuk menerima kelebihan dan kekurangan pasangan.
  • Kurangi Ego. Wanita karir yang sukses kadang-kadang ‘terlena’ sampai lupa mikirin soal jodoh. Ditambah lagi ada ketakutan kalau calon pasangannya lebih rendah secara sosial atau ekonomi.
  • Komunikasi Dengan Calon Suami. Menikah justru malah akan melengkapi hidup kamu. Kalau kamu takut nggak bisa berkarir, coba ngobrol sama calon suami kamu kalau kamu tetap mau berkarir setelah menikah. Komunikasi yang baik dan itikad untuk tetap berkomitmen saling menjaga rumah tangga bisa jadi solusi untukmu.

Mulai sekarang, selain terus bekerja sebaik mungkin untuk mengejar karir kamu, mulai deh pikirkan soal pernikahan. Nggak ada ruginya kok! Akan lebih asyik kan ketika kamu mendapatkan karir sukses dan memiliki keluarga untuk berbagi kebahagiaan.

About Duratun N


Artikel Sukses Berkarir, Jangan Lupa Menikah!

2 Comments

  1. Pingback: Wajib dilakukan saat usia 30 tahun

  2. Pingback: Membangun Keluarga Kecil Bahagia

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>