Wanita Indonesia

wanita-indonesia

4 Great Tips for Career Networking

By Caring Lova on February 17, 2011

Membina jejaring karir (career networking) layaknya kita pergi ke dokter gigi. Kita tahu itu perlu, tapi nggak mau datang, hanya datang kalau gigi sudah terlanjur senut-senut. Dalam kondisi nggak butuh kamu pasti ogah membina pertemanan dan jejaring karir. Tapi begitu kamu butuh (misalnya pas cari kerja atau tuntutan tugas kantor), baru deh kamu kelabakan. Karena itu, bangunlah jejaring karir setiap saat, butuh ataupun kamu pas nggak butuh.

Membangun jejaring karir nggak mesti memaksa diri kamu untuk datang di event-event networking dan membagi sebanyak mungkin kartu nama (business card) kamu. Membangun jejaring karir sesungguhnya adalah menjalin hubungan dengan orang lain secara genuine (tidak “udang di balik batu”) sehingga yang bersangkutan mau dan siap membantumu, bahkan ketika kamu tidak membutuhkan dia. Ingat, ini adalah seni membangun relationship. Apa saja tips-tips nya?

1. Become an INTERESTING People

Dalam bukunya Guerrilla Networking, Jay Conrad Levinson mengatakan ini adalah strategi ampuh untuk membina dan mengembangkan jejaring karir. Kamu harus menjadi orang yang menarik sehingga orang lain senang dan ingin bertemu dengan kamu. Untuk bisa menarik, tentu kamu harus punya “sesuatu”. Contohnya, kamu tahu banyak hal tentang dunia kerjamu. Bisa juga kamu punya banyak rekan bisnis yang bisa dipertautkan. Atau, bisa juga kamu tipe orang yang fun dan menarik untuk diajak ngobrol.

2. Be GENUINELY Interest in Other People

Ini kunci dasar membangun relationship. Kebanyakan orang tertarik membicarakan apa yang menjadi interest-nya, tanpa peduli interest orang lain. Akibatnya, orang ini tidak mudah mendengarkan orang lain bicara. Sebaliknya begitu semangat ngobrol tentang dirinya. Kalau kamu begitu, bisa dipastikan orang lain akan sebel sama kamu. Dalam setiap obrolan dengan teman jejaringmu, upayakan untuk bisa mendengarkan mereka, dan tunjukkan secara genuine bahwa kamu peduli dan antusias merespons setiap omongannya.

3. Collecting, NOT handing out Business Card

Kalau kamu berpikir bahwa memberikan kartu nama (business card) adalah cara terbaik untuk membangun networking, kamu salah besar. Memberikan kartu nama kepada orang lain memang penting, tapi yang terpenting adalah justru kamu harus mendapatkan kartu nama yang orang yang bersangkutan. Ketika kamu memberikan kartu nama kepada seseorang calon rekan bisnis, maka “bola” ada di tangan orang tersebut. Sementara, jika kamu yang memegang kartu nama orang tersebut, maka “bola” ada di tanganmu. Dengan begitu, kamu bisa proaktif

4. JOIN Professional Community

Jangan kamu bergabung dalam sebuah klub atau komunitas profesional melulu untuk tujuan memburu jejaring karir. Kenapa? Karena orang lain di dalam klub atau komunitas itu pelan tapi pasti akan merasakan dan mengetahuinya Be natural, be genuine. Bergabunglah di dalam komunitas profesional dimana kamu memang memiliki ketertarikan dan bisa menikmatinya. Dengan “plong” tanpa beban “udang di balik batu”, maka kamu akan fun di dalamnya dan itu akan sangat mempermudah kamu membangun jejaring karir.

5. Sincere

Kamu pasti bernafsu untuk mendapatkan jejaring karir sebanyak mungkin dalam waktu yang secepat mungkin. Bernafsu memang boleh, tapi jangan sampai membabi-buta dan menjadikan kamu selfish. Landasan untuk membangun jejaring karir adalah ketulusan (sincerity), pelayanan (service) kepada orang, dan prinsip bahwa kamu memberi dahulu baru kemudian mendapatkan (“give then get”). Dengan modal dasar ini jejaring kamu akan tumbuh-berkembang dengan fondasi yang kokoh.***

About Caring Lova


Artikel 4 Great Tips for Career Networking

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>