Wanita Indonesia

wanita-indonesia

CAREER TIPS #1

By Caring Lova on November 10, 2011

In every job, you need to have 3 phases: Smooth take off – Great Flying – Excellent Landing.                         That’s how you build your Personal Branding

At the end of the day, it’s a small world out there…
Di dalam perjalanan karir, kamu mungkin terkejut betapa kamu akan bertemu dengan lingkaran orang yang sama over and over again. That is why you need to make sure that these people will say only good things about you, and not the other way around.

SMOOTH TAKE OFF
Always embrace your new job at the new place with excitement and positive energy… This is A MUST or even simply a ‘no brainer’ strategy.

Hampir semua orang selalu berusaha untuk memberikan performance kerja terbaiknya pada masa awal bekerja di suatu perusahaan baru. Hal ini sangat wajar dan tentunya ‘expected’ karena adanya keinginan untuk membangun impression positif mengenai diri sendiri sebagai seorang newhire.

But doing this alone will not get you far in your career nor differentiate you much from the others.. You must continue your journey to the next phase..

GREAT FLYING
Setelah masa probation berakhir, banyak orang mulai memasuki zona nyaman dimana ia merasa dapat mulai sedikit lebih santai dan menampilkan jati diri yang sesungguhnya. Hal ini sebenarnya bukan masalah, selama performance kerja dan profesionalisme dapat tetap terjaga. Namun idealnya, justru seiring waktu dan pengalaman yang bertambah, seorang profesional harus semakin dapat meningkatkan kualitas diri, capability, kompetensi serta daya pikir yang semakin strategic dan matang. Hal ini berarti menunjukkan pencapaian dan performance kerja yang justru semakin meningkat – which I call as the phase of GREAT FLYING.

Don’t settle just being a mediocre… Don’t be satisfied with a ‘good enough’ performance.. Do your best, stretch yourself to the max and be the extraordinary one…. Dengan begitu, barulah kamu bisa diingat sebagai seorang professional yang OUTSTANDING.

EXCELLENT LANDING
Seiring waktu, terkadang seorang employee memutuskan untuk berpindah ke perusahaan lain. Tentunya seringkali hal ini akan diikuti dengan sejumlah peningkatan dari segi gaji, benefit, fasilitas, jabatan, dsb. Bagi banyak orang, hal ini dianggap sebagai suatu achievement – which is probably true. Namun sayangnya, tak jarang hal ini menimbulkan perasaan bangga yang berlebihan di dalam diri seseorang karena merasa berhasil memperoleh tawaran yang lebih baik dari tempat dimana ia bekerja saat itu.. Dan tanpa sadar, mulailah ia ‘berkicau’ negatif mengenai perusahaan lama sambil menggembar-gemborkan segala kelebihan perusahaan baru yang akan dimasuki kelak. Beware, girls! Karena hal ini menunjukkan kepribadian yang tidak matang, dan dapat menjadi bumerang di masa depan. Misalnya, tiba-tiba perusahaan baru yang kamu masuki kemudian diakuisisi oleh perusahaan lama yang kamu tinggalkan. Saat management ingin melakukan perampingan karyawan, kemungkinan besar perusahaan tidak ingin mempertahankan orang-orang yang dianggap telah melakukan ‘badmouthing’ di perusahaan sebelumnya.. And you definitely don’t wanna be in that list!

Hal lain yang juga harus diwaspadai adalah perasan bahwa ‘I will no longer be here, so why bother to work hard anymore?’ . Hal ini membuat seseorang merasa berhak untuk bekerja lebih santai karena toh performance review yang selanjutnya akan terjadi di perusahaan baru, bukan di perusahaan lama yang sebentar lagi akan ditinggalkan.

If you think you have the rights to do any of those 2 things above once you are going to get into a new job, then be careful ladies… Because it maybe the most effective way to RUIN your overall professional image, despite how good you have been performing before you left. When you’re about to start a new job somewhere else, first thing you need to do is to make sure you have an excellent landing in your current place. Make them regret losing you because you are such a great asset for the company, instead of happy to let you go because your attitude is showing your lack of maturity. Berdasarkan pengalaman pribadi saya, the best way to resign from a company is when they finally let you go and saying “if you are not happy there, we’d be happy to have you back”… Then I know, I have made a difference and can go with a genuine smile on my face J

So, think of it like flying in an aeroplane… Only when you have a smooth take off – a great flying – and an excellent landing, then you can call it a nice flight!

Wait for my CAREER TIPS #2 in the next article…
Poke me at my twitter: @v1bey

 

About Caring Lova


Artikel CAREER TIPS #1

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>