Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Mencari Mentor Kerja

By Caring Lova on July 19, 2011

Caringlova,

Dalam bekerja, meniti karir, jangan pernah beranggapan bahwa kita akan sukses dengan kehebatan kita. Bagaimanapun, jenjang karir yang ditapak, akan selalu membutuhkan dukungan orang-orang sekitar. Terlebih bagi mereka yang baru mulai masuk dunia kerja atau merintis karir. Sangat diperlukan adanya seorang mentor. Mengapa mentor penting?

Menurut Dorothy Perrin Moore dalam bukunya, Carreerpreneur, mentor bukan hanya melindungi kita, kaum wanita dari situasi yang mungkin tidak ramah dan kadang disktriminatif, tapi juga membantu menapak jenjang karir. Mentor bisa memberikan pengetahuan tentang seluk-beluk dunia tempat kita bekerja, termasuk bereaksi terhadap situasi yang ada. Dalam bahasa lain, seorang mentor membantu kita melakukan “expanding the learning curve”, membuat kita merentang kurva pembelajaran menjadi lebih cepat dan lebih luas.

Persoalannya, bagaimana cara mendapat mentor yang oke punya?

Nah, ini sedikit tips yang bisa dipraktikkan;

1. Catat Tujuan Karirmu

Sebelum kita mencari mentor, buat deh catatan tentang apa yang menjadi career goals kita. Dengan mengetahui kita ingin menjadi apa, maka kita tahu di area mana kita ingin berkembang.

2. Orang yang Komunikatif

Mencari mentor yang tepat tidak beda prosesnya dengan mencari orang yang menata rambut kita, atau dokter gigi yang tepat. Di luar negeri, program mentoring relatif telah mapan. Karyawan diberikan mentor sejak awal kerja. Di Indonesia, hmm… kita mesti cari sendiri deh, dan tak mengatakan secara formal, “Eh, Anda mentor saya, ya.” Proses mentoring di Indonesia lebih sering bersifat informal. Nah, bisa saja mentor itu adalah atasan kita langsung. Atau teman kita. Tapi, usahakan kita mendapat orang yang membuat kita nyaman. Dan biasanya, orang seperti ini adalah orang yang komunikatif serta mau mendengar.

3. Willing to share

Tujuan kita punya mentor adalah demi proses adaptasi yang baik, dan karir yang berkembang. Untuk itu, carilah mentor yang juga punya tujuan untuk maju. Juga mau berbagi. Kita pun harus mencari mentor yang ketika membagi ilmunya, tak segan memberikan kritik membangun. Jangan cari mentor yang bisanya cuma memuji. Jangan pula tertipu dengan nama besar seseorang yang mungkin ada di kantor kita. Orang-orang top memang bisa menjadi mentor kita dengan ilmunya. Tapi boleh jadi mereka gak nyambung, dan gak mau share sehingga kita pun tidak nyaman.

4. Tak Henti Belajar

Jangan jadi orang bodoh. Mentor juga manusia biasa. Dia juga ingin maju. Dia ingin mendapat partner yang juga membuatnya berkembang. Dengan terus belajar, kita bisa membuat situasi yang saling menguntungkan karena kita jadi partner yang bisa diandalkan untuk bertukar pikiran. Kalau dia berpikir kita tidak membuatnya berkembang, dia pun akan sayonara, lho!

Nah, lalu, di manakah mentor itu?

Ah, mentor itu mungkin ada di dekat Anda. Cobalah menyapanya dan belajar padanya. Jangan lupa, kita pun harus mau menjadi mentor, membantu karyawan-karyawan yang baru masuk. Berbagi, dan berbagilah selalu.

About Caring Lova


Artikel Mencari Mentor Kerja

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>