Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Wanita dan Potensinya dalam Sebuah Bisnis

By Caring Lova on July 15, 2013
photo : Facebook Caring Colours

Seringkali pertanyaan yang muncul di benak seorang wanita saat akan memulai suatu bisnis atau memikirkan tentang suatu pencapaian karir adalah “apakah saya mampu?”, “apakah saya ditakdirkan untuk ini?” dan pertanyaan-pertanyaan lain seputar ketidakpercayaan diri atau seputar rasa lebih lemah dari rekan-rekan pria kita.

Namun pertanyaan-pertanyaan demikian cenderung jarang dihinggapi di benak pria, karena dalam kondisi masyarakat kita, memang pria lebih kuat dibandingkan wanita. Namun sepertinya sebagai wanita masa kini, di era saat ini, kita tidak boleh menganggap hal tersebut sebagai hambatan bagi kemajuan pribadi kita, baik dalam lingkungan sosial maupun dalam bisnis dan karir kita. Karena terbukti di berbagai negara lain atau bahkan di Indonesia sendiri, peran wanita kian bertumbuh dan wanita memiliki kesempatan yang terbuka lebar untuk unjuk gigi.

Namun sebelum kita masuk lebih jauh apa potensi kita yang dapat kita manfaatkan dalam pengembangan diri dan karir, sebaiknya kita mengenali dulu kelemahan kita sebagai wanita di dunia bisnis dan karir itu sendiri.

Pada dasarnya halangan-halangan dasar yang dihadapi wanita dalam mengelola sebuah bisnis atau mengembangkan karir mereka antara lain berkutat pada 3 hal berikut ini :

  1. Halangan Biologis: Hamil, menstruasi, fisik lebih lemah dari pada laki-laki
  2. Halangan Psikologis: Perempuan Lebih Emosional, dilema rumah tangga dan kerja
  3. Halangan Kultural: mengurus anak, urusan keluarga, pandangan masyarakat yang merendahkan kualitas perempuan, kesempatan, nepotisme

Kelemahan memang perlu kita kenali dan sadari, namun perlu kita cari solusinya karena jangan sampai kelemahan ini menjadi hambatan kita meraih apa yang kita impikan, sekalipun itu menjadi seorang pemimpin dalam bisnis atau karir.

Lalu apa saja potensi diri kita dibandingkan laki-laki?

Hal yang jelas terlihat adalah bahwa wanita memiliki pemikiran yang lebih kuat dari sisi emosional. Hal ini bisa jadi hal yang negatif, namun dapat menjadi kekuatan yang sangat positif ketika dibawa ke lingkungan kerja. Pemimpin wanita yang sukses cenderung memiliki Emotional Intelligence yang baik, dalam hal ini emosi diarahkan pada hal-hal yang positif.

Contohnya saja dalam pendekatan hubungan. Hubungan wanita dengan rekan kerja, atasan atau bawahan cenderung dapat menjadi lebih dekat dibandingkan pria menjalin hubungannya. Pendekatan emosi yang digunakan dengan rekan-rekan kerja atau rekan bisnis memberi dampak hubungan yang lebih berprospek di masa depan, dan kondisi yang tegang atau suntuk bisa disulap menjadi lebih hangat dan menyenangkan dengan kehadiran seorang wanita. Hal ini dapat terjadi karena wanita memiliki kecenderungan memahami emosi orang lain di sekitarnya atau kita kenal dengan empati. Terlebih, seorang pemimpin harus memiliki empati yang kuat agar dapat memahami anggota organisasinya dan menggiring mereka menuju satu visi yang sama dan sesuai dengan apa yang ia tetapkan.

Jadi sekarang kita tidak perlu minder dengan emosi yang kita miliki, yang ada adalah kita harus belajar untuk menempatkan sisi emosional kita dengan baik agar tidak memberi pengaruh negatif, namun mendukung kinerja dan performa kerja kita sehari-hari, terutama dalam hubungan kita dengan sesama rekan kerja, rekan bisnis, bawahan dan atasan.

Hal lain yang dapat memotivasi kita mengenai kesempatan meraih keberhasilan, tentu dapat kita lihat dari persentase perusahaan swasta di dunia, di mana 25-33 persen perusahaan swasta di dunia tersebut dimiliki atau dijalankan oleh seorang perempuan. Bukan angka yang buruk bukan? Bahkan angka ini cenderung terus bertumbuh dari tahun ke tahun. Dan Bank Dunia pun menilai perusahaan yang dimiliki oleh perempuan berkembang lebih cepat dibanding usaha yang dijalankan oleh seorang pria.

Maria Elka Pangestu, yang pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan menyebutkan salah satu keunggulan perempuan adalah memiliki kecenderungan mengelola uang dengan baik dan tidak korupsi. Hal ini menjadi tambahan lagi motivasi bagi diri kita untuk percaya bahwa kitapun memiliki potensi untuk mengelola bisnis dan sukses dalam karir J

Jadi.. jangan ragu untuk memulai bisnis atau karir di bidang yang Anda cintai. Tidak pernah ada waktu yang lebih tepat dibanding saat ini untuk bermimpi dan mulai merealisasikan mimpi Anda! J

Stefanie Kurniadi

www.perempuanbisa.tumblr.com

About Caring Lova


Artikel Wanita dan Potensinya dalam Sebuah Bisnis

2 Comments

  1. Pingback: Jadilah Pemenang YCPA, Beri Manfaat Bagi Diri dan Lingkungan - YCPA

  2. Pingback: Tahun Keempat Kompetisi Khusus Wanita Karir Indonesia | Indonesia Berprestasi

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>