Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Efektif Mengelola Bos

By Caring Lova on February 14, 2011

Bicara mengenai mengelola bos (managing boss) banyak dari kita yang nggak begitu kepikiran, karena banyak buku dan artikel selalu membahas teknik-teknik mengelola anak buah dan sejawat. Padahal untuk mencapai sukses karir, mengelola bos tak kalah pentingnya dibanding mengelola anak buah/sejawat. Mengelola bos adalah skill yang sangat krusial untuk kamu pelajari teknik-tekniknya, karena disamping bisa bikin kamu lebih enjoy bekerja, hal ini juga bisa menjadikan karirmu berbinar.

Berikut ini CaringCareer mencoba memberikan beberapa tips bagaimana mengelola bos kamu secara efektif.

Show Respect

Bahkan ketika bos kamu sering banyak salah dan tak terlalu pintar, kamu harus belajar untuk bisa tetap respect sama dia. Karena bagaimanapun juga dia adalah atasan kamu, dan nasib karirmu ditentukan oleh dia. Respect bukan berarti sekedar bersikap rendah hati (humble) tapi kamu juga bisa menunjukkan sikap terima kasih (gratitude) pada orang yang telah mengelola unitmu secara baik. Upayakan melihat dan memahami setiap keputusan dan kebijakan si bos dari sudut pandang dia, dari situ kamu akan memahami latar belakang dan alasannya. Dengan respect ke bos pastilah kamu bisa lebih dekat dengan dia.

Match Your Boss’s Communications Style

Satu satu cara terefektif untuk bisa mengelola si bos secara efektif adalah dengan menyesuaikan gaya komunikasi dan relationship. Jika si bos adalah tipe bos yang suka laporan tertulis dan terdokumentasi rapi, maka kamu juga harus mendokumentasikan setiap tugas-tugas yang si bos berikan secara rapi. Kalau si bos adalah tipe bos yang tak mau kalah omong, dengan ekstra sabar dan telaten kamu harus mendengarkan ocehan si bos dan kalau tak sependapat, kamu harus mampu memainkannya secara cantik.

Ask Opinions

Ketika kamu diberi pekerjaan, tentunya di bos sudah mendelegasikan pekerjaan itu ke kamu, dan diharapkan kamu mampu menuntaskannya. Namun, ada baiknya kamu selalu minta opini dari si bos mengenai keputusan dan tindakan yang kamu ambil. Ini perlu kamu lakukan untuk menghindari agar solusi yang kamu berikan tidak melenceng jauh dari yang si bos harapkan. Tapi harus diingat, jangan terlalu sering kamu minta opini si bos karena tentu itu akan menggangu. Dan lebih parah lagi, kamu bisa dianggap nggak becus menjalankan tugasmu.

Keep Your Boss In The Loop

Pastilah bos kamu super sibuk. Selalu update dia mengenai tugas-tugas yang kamu kerjakan dan pekerjaan yang si bos berikan ke rekan-rekan kerja kamu. Tapi ingat, jangan berpolitik kantor. Kamu harus bisa netral dalam memberikan upadate, tidak boleh menjatuhkan rekan kerja. Kenapa begitu, karena si bos ujung-ujungnya akan tahu kalau kamu cari muka dan berpolitik di kantor. Jagalah reputasimu di depan bos dan rekan kerja.

Take Responsibility

Selalu siaplah mengambil beban dan tanggung jawab yang dibebankan si bos ke kamu. Pastikan kamu menjadi yang pertama dalam menerima tanggung jawab pekerjaan yang ditawarkan si bos. Begitu kamu mampu mengemban tanggung jawab pekerjaan dengan baik, maka pelan tapi pasti si bos akan trust ke kamu. Dan dengan begitu, kamu harus siap menerima tanggung jawab pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi.

Bicara mengenai mengelola bos (managing boss) banyak dari kita yang nggak begitu kepikiran, karena banyak buku dan artikel selalu membahas teknik-teknik mengelola anak buah dan sejawat. Padahal untuk mencapai sukses karir, mengelola bos tak kalah pentingnya dibanding mengelola anak buah/sejawat. Mengelola bos adalah skill yang sangat krusial untuk kamu pelajari teknik-tekniknya, karena disamping bisa bikin kamu lebih enjoy bekerja, hal ini juga bisa menjadikan karirmu berbinar.

Berikut ini CaringCareer mencoba memberikan beberapa tips bagaimana mengelola bos kamu secara efektif.

Show Respect

Bahkan ketika bos kamu sering banyak salah dan tak terlalu pintar, kamu harus belajar untuk bisa tetap respect sama dia. Karena bagaimanapun juga dia adalah atasan kamu, dan nasib karirmu ditentukan oleh dia. Respect bukan berarti sekedar bersikap rendah hati (humble) tapi kamu juga bisa menunjukkan sikap terima kasih (gratitude) pada orang yang telah mengelola unitmu secara baik. Upayakan melihat dan memahami setiap keputusan dan kebijakan si bos dari sudut pandang dia, dari situ kamu akan memahami latar belakang dan alasannya. Dengan respect ke bos pastilah kamu bisa lebih dekat dengan dia.

Match Your Boss’s Communications Style

Satu satu cara terefektif untuk bisa mengelola si bos secara efektif adalah dengan menyesuaikan gaya komunikasi dan relationship. Jika si bos adalah tipe bos yang suka laporan tertulis dan terdokumentasi rapi, maka kamu juga harus mendokumentasikan setiap tugas-tugas yang si bos berikan secara rapi. Kalau si bos adalah tipe bos yang tak mau kalah omong, dengan ekstra sabar dan telaten kamu harus mendengarkan ocehan si bos dan kalau tak sependapat, kamu harus mampu memainkannya secara cantik.

Ask Opinions

Ketika kamu diberi pekerjaan, tentunya di bos sudah mendelegasikan pekerjaan itu ke kamu, dan diharapkan kamu mampu menuntaskannya. Namun, ada baiknya kamu selalu minta opini dari si bos mengenai keputusan dan tindakan yang kamu ambil. Ini perlu kamu lakukan untuk menghindari agar solusi yang kamu berikan tidak melenceng jauh dari yang si bos harapkan. Tapi harus diingat, jangan terlalu sering kamu minta opini si bos karena tentu itu akan menggangu. Dan lebih parah lagi, kamu bisa dianggap nggak becus menjalankan tugasmu.

Keep Your Boss In The Loop

Pastilah bos kamu super sibuk. Selalu update dia mengenai tugas-tugas yang kamu kerjakan dan pekerjaan yang si bos berikan ke rekan-rekan kerja kamu. Tapi ingat, jangan berpolitik kantor. Kamu harus bisa netral dalam memberikan upadate, tidak boleh menjatuhkan rekan kerja. Kenapa begitu, karena si bos ujung-ujungnya akan tahu kalau kamu cari muka dan berpolitik di kantor. Jagalah reputasimu di depan bos dan rekan kerja.

Take Responsibility

Selalu siaplah mengambil beban dan tanggung jawab yang dibebankan si bos ke kamu. Pastikan kamu menjadi yang pertama dalam menerima tanggung jawab pekerjaan yang ditawarkan si bos. Begitu kamu mampu mengemban tanggung jawab pekerjaan dengan baik, maka pelan tapi pasti si bos akan trust ke kamu. Dan dengan begitu, kamu harus siap menerima tanggung jawab pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi.

About Caring Lova


Artikel Efektif Mengelola Bos

2 Comments

  1. Pingback: Tweets that mention Efektif Mengelola Bos - Caring Career -- Topsy.com

  2. Pingback: Pakaian Kerja Wanita | Dress & Make Up for Success - YCPA

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>