Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Mengritik Bos dengan Elegan

By Caring Lova on September 27, 2011
mengkritik-bos

Bos tak pernah salah! Itu aturan pertama. Aturan kedua: kalau bos salah, lihat aturan pertama!

Joke ini rasanya seringkali kita dengar, bukan?

CaringLova,
Semua manusia pasti tak luput dari salah. Termasuk bos kita, tentunya. Guyonan di atas pun lebih mengekspresikan keadaan di mana sesungguhnya tidaklah mudah untuk bilang pada Pak Bos bahwa dia salah.
Perkara mengritik atasan memang acapkali bukan perkara gampang. Apalagi bila Pak Bos terhitung orang yang urat sabarnya pendek, dan sumbu kemarahannya gampang meledak. Karena itu kita mesti berhati-hati. Salah-salah, hubungan kerja malah memburuk. Tapi, bukan berarti tak ada cara untuk mengingatkan beliau. Inilah tipsnya yang disarikan dari beberapa sumber:

Keep it private
Mengritik orang, apalagi yang dikritik adalah seorang atasan, seringkali dirasakan sebagai sebuah serangan untuk otoritas yang dimilikinya. Lantaran itu, jangan mengritiknya di tempat terbuka, di depan orang lain. Carilah tempat yang privat, hanya Anda berdua. Dengan begitu, dia pun merasa dihargai.

Time it right
Tak banyak guna mengritik seseorang ketika tensi yang bersangkutan sedang tinggi. Urat-urat yang menegang membuat seseorang semakin sensitif. Pilih waktu di mana bos kita terlihat tidak sedang lelah dan ada waktu untuk bicara dari hati ke hati.

Speak or write
Bicara berdua saja tentunya akan lebih baik karena bisa berdialog dan memberi input secara langsung. Namun, bila atasan kita terlihat selalu sibuk, tak ada salahnya memberikan input secara tulis. Lantas, bagaimana caranya bicara dan menulis yang benar dalam mengritik?

Pertama, be objective, don’t attack. Kita harus ingat bahwa mengritik adalah bertujuan untuk sesuatu yang positif. Karena itu bersikaplah objektif agar hasilnya konstruktif. Bersikap seimbang, dengan memuji apa yang baik dari Pak Bos dan dan menambahkan apa yang kurang, akan membuatnya bisa melihat sang pengritik tak punya niat buruk. Jadi, susunlah kata dan kalimat yang baik, yang berimbang dan objektif.

Kedua, talk about actions or things, not the person. Prinsip dalam mengritik adalah “Don’t tell the person he’s wrong without suggestion”. Lalu, “Never criticize the person. Always criticize the actions”. Kita harus fokus pada tindakan terbaik yang mesti dilakukan Pak Bos. Berikan padanya saran positif yang spesifik.

Nah, inilah tips untuk mengingatkan bos dengan elegan. Sepanjang cara di atas diterapkan, percayalah dia akan menerima dengan terbuka.

(foto: istimewa)

About Caring Lova


Artikel Mengritik Bos dengan Elegan

2 Comments

  1. Pingback: Saying No to Your Boss - Wanita Karir - YCPA

  2. Pingback: Menghadapi Kritik Dengan Senyuman - YCPA

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>