Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Pentingnya Kesan Pertama Saat Interview Kerja

By Caring Lova on January 13, 2014
Walkin interview

Ketika mendapatkan penggilan kerja, semua orang pasti berharap dapat diterima di perusahaan tempatnya melamar pekerjaan, apalagi jika perusahaan yang memberikan kesempatan interview tersebut adalah perusahaan bonafit dengan jenis pekerjaan impian. Jika Anda telah merasa telah mengupayakan yang terbaik, namun ternyata hasilnya tidak sesuai harapan, jangan-jangan ada hal penting yang Anda lewatkan. Ayo cari tahu, apa yang pewawancara nilai dari Anda saat proses interview!

1. Tepat Waktu

Kesan pertama Anda dimulai saat Anda datang memenuhi panggilan kerja dan datang terlambat bukanlah permulaan yang baik. Datang terlambat tanpa memberikan kabar akan membuat membuat kesan bahwa Anda tidaklah sungguh-sungguh terhadap pekerjaan tersebut. Jangan ciptakan kesan pertama yang kurang baik saat wawancara pertama. Jika memang terpaksa harus datang terlambat, pastikan Anda memberi kabar pada pihak perusahaan.

2. Penampilan

Ketika melakukan wawancara kerja, pastikan Anda memilih pakaian yang rapi dan sopan. Jika perusahaan tempat Anda melamar adalah perusahaan kreatif di mana para pekerjanya biasa menggunakan pakaian kasual dan celana jeans, Anda bisa memilih pakaian yang selangkah lebih rapi, misalnya menggunakan kemeja atau blouse dengan celana bahan. Namun, jika perusahaan tempat Anda adalah perusahaan yang bergerak di bidang yang lebih formal seperti bank atau instansi pemerintahan, sebaiknya Anda menggunakan blazer.

Tidak hanya pakaian, bagitu pula dengan pemilihan makeup. Sebaiknya gunakan makeup dengan pas, tidak perlu secara berlebihan hingga terkesan berat. Penggunaan makeup pada wajah hanya dimaksudkan agar penampilan Anda terkesan lebih segar.

3. Cara Berkomunikasi

Menguasai cara berkomunikasi yang efektif tentu menjadi nilai tambah yang diharapkan oleh perusahaan dari seorang karyawannya. Selain penting bagi proses adaptasi dengan rekan satu tim, cara berkomunikasi juga menentukan performa kerja seseorang. Karena itu hindari cara bicara seperti bergumam atau berbisik, utarakan jawaban atau pendapat Anda dengan lugas dan jelas.

Selain cara berkomunikasi yang efektif, pewawancara juga akan memperhatikan sikap tubuh Anda. Himdari sikap tubuh seperti menyilangkan tangan di dada, mengetuk-ngetukkan kaki, atau melamun. Dengarkan baik-baik pertanyaan pewawancara, jangan menyela pembicaraannya, dan pertahankan kontak mata saat bicara untuk menunjukkan rasa ketertarikan Anda pada pekerjaan tersebut.

4. Antusiasme

Memperlihatkan antusiasme kepada pewawancara bahwa Anda sangat menyukai jenis pekerjaan yang Anda lamar dapat meningkatkan keyakinan pewawancara untuk mempekerjakan Anda. Jadi, jangan ragu untuk mengungkapkan semangat Anda untuk dapat bergabung pada perusahaan tersebut. Yang perlu Anda ingat adalah melakukannya dengan tidak berlebihan.

5. Kemampuan

Poin ini merupalan poin penentu apakah Anda akan diterim atau tidak. Ya, kemampuan dan kompetensi Anda pada bidang pekerjaan yang Anda lamar harusnya sesuai dengan kualifikasi perusahaan. Karena itu, sangat penting bagi Anda untuk memahami jenis pekerjaan yang Anda pilih dan mengetahui kemampuan yang Anda kuasai yang relevan dengan pekerjaan tersebut. Hal ini dapat menunjang jawaban Anda ketika pewawancara bertanya mengenai kontribusi yang dapat Anda berikan untuk mengembangkan perusahaan.

About Caring Lova


Artikel Pentingnya Kesan Pertama Saat Interview Kerja

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>