Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Saying No to Your Boss

By Caring Lova on December 15, 2010
Mengatakan tidak kepada bos

Bos memberikan pekerjaan ke kamu, dan kamu tahu akan sangat sulit melakukannya. Pertanyaannya, bisakah kamu menolaknya? Boleh, asal kamu punya alasan yang tepat. Berikut ini adalah tips dan langkah-langkah cerdas untuk menolak permintaan si bos.

Pertama-tama tentu kamu harus merumuskan pertayaan-pertanyaan yang harus kamu jawab sendiri agar bisa memutuskan menolak atau tidak. Berikutnya adalah mencari tahu alasan-alasan buruk dan baik menolak bos. Dan akhirnya, ketika kamu harus mengatakannya, bagaimana cara mengungkapkannya secara elegan ke si bos.

Questions to Ask Yourself Before You Decide to Say No to Your Boss

  • “Pekerjaan saya sudah seabrek, sehingga tak mungkin saya cukup waktu untuk menerima pekerjaan yang diminta bos?”
  • “Bisakah saya mendelegasikan pekerjaan saya yang lain agar bisa melakukan pekerjaan tersebut?”
  • “Apakah menerima pekerjaan si bos membuat pekerjaan lain berantakan?”
  • “Apakah betul saya tak kompeten mengerjakan pekerjaan tersebut?”
  • “Apakah betul saya satu-satunya orang yang bisa melakukan pekerjaan tersebut?”

Bad Reasons To Say No to Your Boss

Alasan-alasan berikut ini adalah alasan-alasan buruk yang tak seharusnya kamu sampaikan ke si bos.

  • “Pekerjaan tersebut terlalu berat dan sulit bagi saya.”
  • “Pekerjaan ini tak ada dalam job description saya”
  • “Saya sedang dalam persiapan hari pernikahan, dan sdang nggak bisa fokus mengerjakan pekerjaan kantor”

Good Reasons to Say No to Your Boss

Bos akan bisa memahami jikalau alasan-alasan yang kamu kemukakan cukup reasonable. Berikut ini adalah alasan-alasan yang cukup pas kamu sampaikan ke bos.

  • “Rasanya waktu saya betul-betul tak cukup lagi untuk melakukan pekerjaan ini walaupun saya harus datang lebih cepat atau pulang lebih larut.”
  • “Pekerjaan-pekerjaan saya yang lain akan berantakan kalau saya menerima pekerjaan ini.”
  • “Saya tak punya cukup kemampuan untuk menyelesaikan pekerjaan ini dan pasti tak akan bisa menuntaskannya tepat waktu.”

How to Say No to Your Boss

Selanjutnya, jika kamu sudah menemukan alasan yang tepat dan siap mengemukakannya, bagaimana kamu harus menyampaikannya?

  • Jika alasannya karena kamu sudah tak cukup waktu untuk mengerjakan pekerjaan itu, rincikanlah seabrek pekerjaan lain yang membuat kamu tak cukup lagi waktu. Kalau seabrek pekerjaan tersebut tidak dibeberkan, bisa jadi si bos tak menyadari overload-nya kamu. Ingat, jangan asal terima pekerjaan, kalau memang kamu tak mampu menuntaskannya. Begitu pekerjaan amburadul, kinerja kamu akan berada di ujung tanduk.
  • Jika kamu pikir pekerjaan kamu yang lain berantakan karena adanya pekerjaan baru dari si bos ini, maka kamu harus menjelaskan secara reasonable. Penjelasan yang reasonable akan membuat si bos menghargai kejujuran dan dedikasi kamu pada pekerjaan.

Jika kamu tidak memiliki kompetensi cukup untuk melakukan pekerjaan tersebut, maka kemukakanlah secara jujur ke bos. Tidak bijak jika kamu berpura-pura bisa melakukannya, padalah sesungguhnya kamu tak mampu.

About Caring Lova


Artikel Saying No to Your Boss

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>