Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Sudahkah Anda Bangkit dari Duduk?

By Caring Lova on January 18, 2011

Anda tergolong wanita karir yang banyak duduk dan jarang berdiri?

Kalau “ya”, rasanya mulai sekarang harus lebih memperhatikan lagi antara lamanya waktu duduk, dan berdiri untuk break sesaat. Mengapa demikian?

Sebuah studi yang dirilis European Heart Journal awal Januari 2011 mengungkap fakta-fakta menarik. Studi ini melakukan penelitian terhadap lamanya waktu orang duduk dan pengaruhnya terhadap risiko-risiko penyakit seperti jantung, ancaman diabetes, serta gangguan aliran darah di arteri. Hasilnya: ternyata bukan hanya berapa lama seseorang duduk, tapi juga berapa kali dia bangun dari duduk yang akan mempengaruhi kesehatannya.

Orang yang duduk dalam periode lama, mengacu ke studi tersebut, berpotensi menderita gangguan metabolisme jantung, kolesterol, trigliserid tinggi yang membuat asam urat, dan lingkar pinggang yang semakin melebar. Sebaliknya, mereka yang meski pun waktu duduknya lama, tapi sering melakukan break, maka risiko gangguan-gangguan penyakit di atas semakin minimal.

Dr Genevieve Healy dari University of Queensland yang memimpin studi ini menyatakan, “Yang paling mudah untuk melihat perbedaan diobservasi adalah lingkar pinggang,” ujarnya. “25% dari orang-orang yang sering mengambil break, rata-rata lingkar pinggannya 4,1 cm lebih kecil ketimbang 25% dari mereka yang paling sedikit mengambil break,” dia melanjutkan. Dan menurut penelitian, lebar lingkar pinggang yang berisiko tinggi adalah.

  • Lebih dari 40 inch untuk laki-laki.
  • Lebih dari 35 inch untuk wanita.

Healy dan kolega-koleganya melakukan studi yang intensif hingga sampai pada kesimpulan demikian. Dia menganalisis dari 5000 orang di atas 20 tahun. Partisipan menggunakan accelerometer yang memonitor intensitas gerak orang, terutama ketika berjalan atau berlari.

Dari studi yang intensif ini Healy menyarankan orang untuk sesering mungkin bangkit dan berdiri di sela-sela duduk panjangnya. Studi itu bahkan menyatakan bahwa perubahan sekecil apapun akan banyak membantu kesehatan saat seseorang duduk di kantor, misalnya berdiri menggerak-gerakkan badan, berdiri saat menerima telepon, berjalan ke rekan kerja ketimbang menelpon atau menghubungi via chatting dan email, atau berjalan ke tempat sampah yang agak jauh. Pokoknya, studi ini menyatakan bahwa “long periods of inactivity are not good for the heart”.

Jadi, sudahkah Anda bangkit dari duduk sekarang?

About Caring Lova


Artikel Sudahkah Anda Bangkit dari Duduk?

One Comment

  1. aurel

    24 January 2011 at 14:22

    wah, berarti emang kudu sering2 mampir ke kubikel tetangga, dong ;p

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>