Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Suka dan Duka Menjadi PNS

By on January 14, 2013
suka-dan-duka-menjadi-pns

Kebanyakan orangtua dengan pola pikir yang konvensional, biasanya, mengharapkan anak mereka bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Apalagi, di sejumlah kalangan, memakai pakaian dinas pemerintahan menjadi prestige tersendiri. Nggak heran, tes PNS selalu diikuti oleh ribuan orang di Indonesia. Meskipun begitu, dunia kerja para PNS ini nggak sepenuhnya sempurna lho. Sama seperti di perusahaan swasta, ada positif dan negatifnya.

Baca juga : Mencegah Stress Saat Kerjaan Menumpuk

  • Jam pulang yang teratur. Hampir sebagian besar kantor pemerintahan memiliki aturan jam kerja pukul 08:30 hingga 17:00. Dibandingkan perusahaan swasta, PNS lebih jarang lembur hingga larut malam atau meeting di luar jam kerja. “Sewaktu bekerja di perusahaan K di Jakarta, aku sering banget tuh meeting sore. Akibatnya, kita sering pulang malam. Kalau sekarang, beberapa kali memang lembur terutama jika ada beberapa laporan yang harus segera diserahkan. Tapi jauh lebih ‘manusiawi’ dibandingkan kantor dulu,” kata Diana, salah satu pegawai Kementerian Pemberdayaan Wanita.
  • Ritme pekerjaan. Beberapa kantor pemerintahan, khususnya beberapa divisi yang sudah cukup lama berdiri, biasanya punya jumlah pegawai yang cukup banyak. Dampaknya, sejumlah tanggung jawab bisa dipikul bersama, jadi ritme pekerjaan cukup santai. Nggak hanya itu, jarang banget ada ‘tren pengurangan pegawai’ hadir di tubuh organisasi pemerintahan. Malahan, beberapa organisasi memiliki jumlah pegawai yang ‘berlebih’ sehingga jumlah pekerjaan di masing-masing orang nggak terlalu banyak.
  • Kesempatan beasiswa yang cukup besar. Hampir sebagian besar organisasi pemerintahan memberikan kesempatan untuk  PNS untuk mengambil beasiswa. Meskipun tetap disediakan tes-tes sebagai tolak ukur kemampuan tapi kesempatan memperoleh beasiswa lebih besar buat PNS. Apalagi biasanya, sejumlah kementerian bekerja sama dengan beberapa universitas di dalam maupun luar negeri untuk ‘mengirim’ PNS menuntut ilmu. Ellyana, misalnya. Perempuan berusia 47 tahun yang sudah menjadi PNS selama 25 tahun ini sudah malang melintang di beberapa kantor pemerintahan di daerah. Dengan kegigihannya, ia berhasil mendapat beasiswa S2 dan S3 dari pemerintah. “Tipsnya cuma satu, harus bertekad kuat dan berkemauan tinggi untuk mendapatkan beasiswa,” kata Ellyama singkat.
  • Dinas ke luar kota yang melelahkan. Sejumlah organisasi pemerintahan, khususnya di kantor pusat, seringkali melakukan perjalanan dinas. Apalagi kalau organisasi yang bersangkutan punya hubungan yang erat dengan daerah-daerah. Seringkali, para PNS harus dinas ke daerah terpencil dalam waktu yang lama. “Aku pernah sekitar 2 minggu berada di salah satu kota terpelosok di Kalimantan untuk melakukan sosialisasi bencana. Di satu sisi, ini merupakan tanggung jawab pekerjaan. Tapi tak bisa dipungkiri, tubuh jadi cepat lelah dan waktu untuk bertemu keluarga berkurang,” kata Puteri, salah satu pegawai kementerian di Jakarta.

About Ellyzar Zachra


Artikel Suka dan Duka Menjadi PNS

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>