Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Jangan Sampai Hilang Kerjaan Gara- Gara Facebook

By Caring Lova on November 29, 2011

“Anj*** bos gue ga masuk hari ini, tambah banyak deh kerjaan gue!” 1 minute ago

“Eh ni partner kerja ga oke banget sih, kerjaannya merintah-merintah doank!” 1 hourago

Asyik nih bisa pulang duluan, ngabur nonton ah bareng anak-anak ;) 10 minute ago

 

Social media sudah tidak asing buat kita; Facebook, Twitter, Blog, LinkedIn or anything else. Dengan tidak asingnya lagi media sosial, terkadang kita bahkan menjadikannya bagian hidup.

Bangun tidur yang dibuka pertama kali adalah BB; lihat ada yang mention nggak, atau ada yang BBM atau nggak. Kemudian langsung nge-tweet perasaan hati pagi itu. Kalau lagi galau ya jadi galau. Kalau lagi semangat, penuh dengan kata-kata motivasi positif.

Ya begitulah kehidupan kita saat ini, tak bisa lepas dari media sosial. Ups, tapi jangan salah ya, media sosial yang akrab sekali dengan kita ini bisa jadi bermanfaat namun sekaligus juga bumerang!

Seperti halnya media lain, kita sebagai “pemanfaat” berbagai media harus selalu peka dan cermat dalam menggunakan media sosial. Kita semua harus memastikan media sosial berdampak positif bagi kita bahkan membuka peluang mendukung karir dan pengembangan diri.

Tweet status seperti di awal artikel ini tentu sering Anda baca, baik dari teman-teman kita atau bahkan jangan-jangan dari kita sendiri! Wah, kalau ternyata kita adalah salah satu yang melakukannya, sebaiknya kita kembali merenungi apa dampak yang bisa terjadi pada kita karena “perilaku” kita di ranah media sosial.

Tidak sedikit kasus yang membawa malapetaka karir karena media sosial.  Seperti artikel dari Tempo News berikut ini yang menceritakan tentang 12 orang yang kehilangan pekerjaan karena Twitter (lengkapnya baca di : http://bit.ly/stfdrW). Namun tentu tidak sedikit juga kisah sukses yang dihasilkan karena mampu memanfaatkan media sosial dengan baik, seperti membangun citra diri yang positif sehingga mampu mendukung pengembangan karir yang oke punya.

Saat ngobrol-ngobrol dengan berbagai kenalan di berbagai perusahaan,  baik berskala lokal, nasional maupun internasional, terungkap hal penting: rupanya, saat mereka akan merekrut karyawan baru, tidak jarang mereka akan “Googling” terlebih dahulu. Mereka akan mencari Anda di internet, apa yang Anda lakukan, seperti apa karakter Anda, seperti apa keseharian Anda, dan seterusnya. Nah, tentu Anda juga tahu kan semua tweet atau status Anda bisa dibaca siapa saja saat Anda tidak melakukan proteksi. Jadi bisa dibayangkan apa yang akan “calon bos Anda” pikirkan tentang Anda ketika mereka membaca berbagai keluhan atau kata-kata negatif tentang bos atau rekan kerja Anda di media sosial seperti Twitter dan Facebook. Tentu bisa Anda pastikan bahwa mereka hanya akan menjadi “calon bos Anda”, karena mereka tidak akan menerima Anda.

Dengan demikian, personal branding di media sosial sangat penting. Anda ingin dipersepsikan sebagai apa, maka bangunlah citra Anda dengan sebaik mungkin. Media sosial bisa Anda manfaatkan sebagai “media curhat” yang didengar seantero bumi atau sebagai “media membangun relasi dan karir”. Semua keputusan murni ada di tangan Anda!

Citra yang Anda bangun di media sosial tentu tidak disarankan bukan pribadi Anda yang sebenarnya. Karena itu, saat saya ditanya “Apa yang harus dilakukan pertama kali saat berencana membangun personal branding melalui media sosial?”, jawaban saya adalah : Temukan passion Anda! Konsep personal branding yang Anda bangun harus sesuai dengan Anda di mana, agar saat Anda menjalaninya sehari-hari tidak akan berat dan tidak akan dihujat orang karena Anda pencitraan saja.

Dalam mendukung pemanfaatan media sosial menjadi media positif yang mendukung karir kita semua, saya memiliki 4 tips praktis yang bisa bermanfaat bagi Anda :

  1. 1. Tulis profil Anda dengan jelas

Seperti saya ceritakan di atas bahwa saat Anda melamar pekerjaan atau akan direkomendasikan naik pangkat, tentu si pemberi keputusan bisa saja berpikir untuk tahu lebih banyak tentang Anda di internet. Maka pastikan ada 1 halaman di internet yang bisa menceritakan siapa diri Anda, apa kompetensi Anda dan apa saja minat dan prestasi yang dimiliki. Hal ini akan dengan mudah membantu mereka mengenal Anda lebih jauh.

Anda bisa mencantumkan profil ini di :

-          Halaman about.me (contoh : http://about.me/stefaniekurniadi)

-          Profil di Linkedin.com

-          Profil di Facebook

-          Bio di Twitter (biasanya tidak bisa terlalu banyak, maka sebaiknya Anda mencantumkan link lengkapnya apakah di Fb, LinkedIn, About.me atau Blog)

-          Blog pribadi

 

  1. 2. Berkenalanlah dengan orang-orang yang dapat membawa manfaat positif bagi perkembangan karir Anda

Hal paling hebat yang bisa dilakukan oleh Twitter saya temukan saat saya pertama kali menggunakan Twitter. Bayangkan saja, saya bisa berkenalan dengan siapa saja sehebat apapun dia, seterkenal apapun dia, selama dia ada di Twitter! Sekarang ini saat Anda ingin menggunakan jasa seorang selebriti tidak perlu susah-susah mencari alamatnya atau managementnya, cukup Anda tweet saja!

Jadi manfaatkanlah fungsi yang sangat dahsyat tersebut. Jika Anda suka bidang periklanan, follow lah orang-orang hebat di bidang periklanan, dengan menyimak berbagai tweet mereka kita jadi tahu berbagai info terbaru dan memahami pola pikir mereka, pendapat mereka dan bahkan jika Anda bertanya ke mereka-pun bisa langsung dijawab.

Bangunlah lingkungan yang positif di Twitter Anda. Jadikan apa yang baca di timeline menjadi informasi baru yang positif dan dapat membangun peluang serta karakter positif di dalam diri kita.

 

  1. 3. ?­Berikan konten yang bermanfaat

Salah satu cara membangun personal branding di media sosial adalah dengan memberikan tweet/status/berita (blog) bermanfaat yang berhubungan dengan tema yang ingin Anda identikan dengan citra diri. Jika Anda ingin berkarir di bidang public relations, berikan informasi kepada para followers, friends dan pembaca Anda banyak hal tentang PR. Tidak ada ide dan inspirasi? Bacalah buku dan sebarkan informasi bermanfaat dari buku yang Anda baca.

  1. 4. Jadilah pribadi yang menyenangkan

Sama seperti pergaulan di dunia nyata, dunia maya juga merupakan suatu kelompok sosial. Bagaimana Anda memperlakukan orang lain, bagaimana Anda berbicara, bagaimana Anda peduli terhadap orang lain, menentukan bagaimana orang memandang diri Anda. Hindari makian, keluhan, apalagi kata-kata kasar atau yang berbau SARA, karena sedikit banyak, Anda kana menyakiti orang lain atau setidaknya memberikan pengaruh negatif kepada orang lain. Jadilah pribadi yang menyenangkan, dengan begitu (serupa dengan pergaulan di dunia nyata) Anda juga akan mendapatkan banyak teman baru dan memperluas jaringan Anda.

Jadi? Masih mau mengeluh di Twitter? Masih mau memaki orang di Facebook? Jika Anda masih sayang dengan reputasi Anda, jika Anda masih bercita-cita membangun karir, sebaiknya berpikirlah dua kali dalam melakukannya! Oke… semoga bermanfaat dan keep spreading positive spirit and values! Xoxo.. @stefkurniadi

 

 

About Caring Lova


Artikel Jangan Sampai Hilang Kerjaan Gara- Gara Facebook

2 Comments

  1. Pingback: Tips Mencari Pekerjaan dengan LinkedIn - YCPA

  2. Pingback: 25647896020

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>