Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Mengelola anak buah

By Caring Lova on November 17, 2011

Pertanyaan:

Dengan tulisan tangan ini, mohon bantuannya diberikan gambaran karakter saya seperti apa? Dan dengan karakter seperti itu, bagaimana seharusnya saya mengelola anak buah, baik di kantor maupun di rumah dengan baik. Mohon diberikan solusi dan tips jalan keluarnya. Terimakasih.

Contoh tulisan tangan terlampir!

Jawab:

Dear Ibu X,
Tantangan terbesar yang Anda hadapi adalah kebutuhan untuk mengekspresikan perasaan Anda. Senang, sedih, kecewa hingga marah hanya akan Anda simpan sendiri jika emosi tersebut belum memuncak. Tidak terekspresikannya kemarahan Anda bukan berarti Anda tidak marah. Akibatnya emosi tersebut hanya menekan Anda seorang diri tanpa diketahui oleh orang yang bersangkutan. Tidak ada seorang manusia pun yang mampu mengetahui secara tepat isi hati orang lain tanpa adanya sebuah ekspresi yang berfungsi sebagai alat “komunikasi” terhadap lawan bicaranya. Tidak adanya ekspresi emosi ini seringkali membuat Anda terlihat seperti tidak tegas. Kembali saya ulangi, bahwa tidak terlihat marah, bukan berarti tidak marah. Dilihat dari karakter tulisan tangan Ibu, justru Anda adalah seorang pribadi yang memiliki ketegasan dalam memegang nilai-nilai dan mengambil tindakan yang Anda yakini benar namun ketegasan tersebut tidak Anda ekspresikan secara emosi melainkan lebih kepada tindakan nyata. Sehingga sebenarnya Anda justru tidak mudah dikendalikan karena Anda tahu dan yakin benar dengan pilihan yang Anda buat dengan pertimbangan logika berdasarkan fakta-fakta yang Anda miliki. Ketika berhadapan dengan oposisi pun Anda juga tidak akan mudah menyerah namun Anda memiliki tekad yang kuat untuk menaklukkannya. Hal yang membuat ketegasan Anda tersebut seolah “tidak terlihat” sebenarnya adalah keterbatasan ekspresi emosi Anda.

Menjawab pertanyaan Ibu mengenai bagaimana seharusnya mengelola anak buah, baik di kantor maupun di rumah dengan baik, terkait dengan kepribadian yang Ibu miliki maka hal yang dapat diasah untuk meningkatkan performa Ibu pada saat ini adalah kemampuan komunikasi Ibu melalui ekspresi emosi dalam batas-batas yang wajar. Dalam kaca mata Ibu, memiliki perilaku yang terkendali adalah sebuah keuntungan tersendiri. Di satu sisi hal ini bisa menguntungkan ketika Anda berhadapan dengan hal-hal yang berpotensi menimbulkan kepanikan dan membutuhkan ketenangan di dalamnya, namun jika Anda berhadapan dengan pola kerja tim yang sangat membutuhkan komunikasi di dalamnya maka hal ini bisa menjadi hal yang merugikan Ibu. Dalam pola kerja tim (teamwork), Ibu sebaiknya belajar untuk secara perlahan melepaskan ekspresi emosi Ibu. Biarkan tim Ibu mengetahui tindakan mana yang membuat Ibu senang dan tindakan mana yang tidak memuaskan Ibu sehingga ketegasan tersebut dapat dilihat oleh tim Ibu karena mereka jadi mengetahu seperti apa real-nya batasan-batasan do’s & don’t’s Ibu sebagai pimpinan mereka. Semoga jawaban ini dapat memuaskan Ibu. Konsultasi lebih lanjut dapat menghubungi saya di info@graphologic-institute.com. Sekian dan terimakasih atas apreasiasi Ibu. Semoga jawaban di atas bermanfaat bagi pengembangan diri Ibu ke depannya. Salam – Debo

About Caring Lova


Artikel Mengelola anak buah

One Comment

  1. asry

    3 October 2012 at 14:18

    Niche info gan :-0

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>