Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Haruskah Selalu Mengungkap Kebenaran di Kantor?

By Caring Lova on December 1, 2012
salah-persepsi-ttg-karir

Mengungkap kebenaran tentang perasaan suka atau tidak suka kita dengan kondisi di kantor kadang kala memang menjadi dilema tersendiri. Beberapa orang tidak yakin untuk melakukannya karena takut mempengaruhi posisi dirinya di kantor.

Di akhir tahun seperti ini biasanya akan ada form survei penilaian karyawan terhadap kondisi kantor, inilah saat yang tepat untuk mengeluarkan unek-unek tentang pekerjaan, rekan sekantor, bahkan atasan. Meskipun form dikumpulkan anonim tapi  sebaiknya kamu tetap berhati-hati. Terkadang, kamu tidak harus selalu mengungkap kebenaran di kantor secara langsung.

Hindari kata bermakna negatif. Ada banyak cara untuk mengungkapkan sesuatu. Kita seringkali tergoda untuk berbicara jujur terang-terangan, apalagi kalau kita sedang menghadapi masalah di kantor. Tapi, hindari kata yang bermakna negatif dan mengandung makna kebencian. Ini bisa menjadi masalah untuk karir kamu.

Baca juga : Menghadapi Politik Kantor

Meskipun secara teknis survei tersebut dilakukan anonim, bila survei dilakukan secara online,  perusahaan tetap mampu menelusuri setiap karyawan berdasarkan URL masing-masing. Perusahaan memang selalu mengatakan bahwa mereka menghargai pendapat kamu. Tapi terkadang mereka juga ingin dengar adalah hal-hal hebat yang telah kamu dan perusahaan lakukan.

Jelaskan masalah kamu. Kalau kamu benar-benar merasa ada beberapa budaya atau kebiasaan buruk di perusahaan yang sudah ‘mengakar’ di para pegawai, tidak ada salahnya untuk mengungkapkannya. Siapa tahu, ini bisa membantu perusahaan menjadi lebih baik. Tapi, jangan membuat pernyataan yang penuh dengan keluhan.

Ceritakan masalah tersebut dengan lebih objektif. Jelaskan masalah yang kamu lihat dengan lebih detil. Selain itu, jangan lupa untuk membaca hasil survei kamu berulang kali dan yakinkan bahwa apa yang kamu ceritakan memang benar demi kebaikan perusahaan.

Tinggalkan perusahaan dengan profesional.  Banyak faktor yang menyebabkan seseorang memmutuskan keluar dari kantor. Tentu ini bukan keputusan yang terjadi dengan kedipan mata. Ketidakcocokan dengan atasan maupun kebijakan perusahaan bisa jadi alasan.

Namun, saat melakukan exit interview, cobalah untuk menahan diri dan tidak sepenuhnya mengungkapkan kebenaran yang kamu rasakan. Tinggalkan pekerjaan tersebut dengan ‘anggun’ dan jangan mengeluh tentang hal-hal yang tidak bisa kamu terima.  Menjelek-jelekkan perusahaan berisiko besar untuk merusak hubungan baikmu dengan perusahaan. Siapa tahu kamu malah bekerja sama dengan perusahaan tersebut di masa depan kan?

Sama seperti di kehidupan nyata, kebenaran yang diungkapkan dengan jujur tidak sepenuhnya menyelesaikan masalah. Perlu cara, bahasa, dan momen tertentu agar kebenaran yang kamu ungkap bisa menyelesaikan masalah. Karena itu, cobalah untuk lebih peka dalam mengungkapkan kebenaran yang kamu rasakan.

 

About Caring Lova


Artikel Haruskah Selalu Mengungkap Kebenaran di Kantor?

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>