Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Menjadi Bos Sekaligus Teman di Kantor

By Duratun N on January 20, 2013
Menjadi Bos Sekaligus Teman di Kantor

Jadi  bos sekaligus teman di kantor yang asyik untuk karyawan itu emang susah-susah gampang. Terutama untuk kamu yang wanita, posisi bos biasanya membuat kamu disegani oleh karyawan yang lain. Tuntutan untuk profesional dalam kerjaan membuat kamu memang harus bersikap tegas kepada bawahan. Tapi bukan berarti juga kamu harus jadi pemimpin yang super galak. Bisa jadi kamu bukannya desegani tapi justru dibenci sama bawahan kamu.

Baca juga : Tips Tampil Cemerlang Saat Wawancara Kerja

Buat jadi bos yang baik, nggak harus jadi judes dan galak. Bukan brarti membiarkan bawahan berbuat salah, sesekali kalau bawahan berbuat salah memang harus ditegur. Tapi jadi bos pun  bisa juga jadi teman yang asyik buat karyawan kamu sehingga hubungan kerja lebih menyenangkan.

Jangan bawa masalah kantor, pas kamu udah diluar kantor. Hal ini nggak baik banget buat reputasi kamu sebagai bos. Kamu bisa dicap sebagai bos yang arogan dan pendendam. Misalnya, ketika kamu selesai mengur bawahan kamu dikantor, pas kalian bertemu makan siang bersama, jangan ungkit masalah itu. Carilah pembicaraan lain yang lebih asyik, misalnya seputar hobi atau yang lain. Dengan begitu kamu akan bisa profesional sebagai bos, tapi tetap asyik sebagai teman.

Jangan terlalu meng-eklusif-kan diri kamu sebagai bos. Benar jika kamu memang harus bersikap tegas dan berwibawa agar karyawan kamu menghormati posisi kamu sebagai bos. Tapi ingat, bos yang baik jusru yang tahu dengan baik pula kondisi karyawannya. Apa yang mereka butuhkan, apa yang mereka rasakan dalam pekerjaan, seorang bos harus tahu sehingga bisa memastikan pekerjaan di kantor akan berjalan dengan lancar. Untuk itu, jangan ragu untuk ikut dalam obrolan teman-teman di kantor. Jangan jadi bos yang cuma bisa duduk di ruangan sambil menonton karyawannya bekerja.

Sesekali meminta saran tentang apa yang terjadi di kantor. Masalah seringkali terjadi di kantor, baik itu tentang karyawan, soal pekerjaan yang molor dari deadline, atau masalah dengan klien. Sebagai bos, kamu bertanggungjawab penuh atas apa yang terjadi di kantor. Untuk itu keputusan yang kamu ambil ketika terjadi suatu masalah harus benar-benar dipikirkan baik buruknya. Jangan ragu ketika kamu harus meminta saran dari bawahanmu. Bukan berarti sebagai bos kamu tidak bisa memberi keputusan, tapi terkadang pandangan orang lain juga dibutuhkan supaya menjadi pertimbangan. Dengan begitu, bawahan pun akan merasa dipandang.

About Duratun N


Artikel Menjadi Bos Sekaligus Teman di Kantor

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>