Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Menjelang YCPA (3)

By Caring Lova on May 23, 2011
ycpa

Menjadi  Perempuan Tangguh

Caringlova, berbahagialah kamu menjadi perempuan, karena sejak lahir dikaruniai kemampuan istimewa. Secara alami, perempuan tumbuh sebagai pribadi yang multitasking; perempuan tangguh yang memiliki daya tahan.

Lihatlah apa yang terjadi ketika krisis ekonomi.  Selalu, kaum hawalah yang membuatnya bangkit, dengan mempertahankan stabilitas ekonomi keluarga. Perekonomian yang didorong oleh perempuan di seluruh dunia, bahkan lebih tinggi nilainya dibandingkan ekonomi India dan Cina jika digabungkan.

Entrepreneurship perempuan di Eropa dan Amerika terbukti menyelamatkan keluarga dan perekonomian saat krisis 2008 lalu. Begitu pula ketika krisis ekonomi terjadi di Indonesia, perempuan pula yang berada di barisan depan.

Temuan MarkPlus, dari riset terhadap ribuan responden di 12 kota besar di Indonesia pada 2010 lalu menunjukkan perempuan mewakili lima kekuatan. Perempuan itu “WOMEN”, yaitu wellbeing, optimist, multitasking, entreprenuer, dan networker.

Wellbeing, artinya perempuan Indonesia inginnya ideal, bahagia lahir batin, inilah yang menggerakkan perempuan untuk selalu bertahan dan memperjuangkan keluarganya di tengah keterpurukan atau krisis seperti pada 2008 lalu. Optimis, perempuan selalu bisa bertahan dalam keluarga. Saat pria jatuh, perempuan tampil tangguh, punya prinsip ingat keluarga sehingga layak disebut perempuan adalah masa depan. Multitasking, perempuan merasa perlu seimbang luar dalam, otak kanan dan kiri perempuan itu nyambung, saat harus rasional perempuan juga bisa menjalankan insting dan kemampuan menganalisis.

“Sifat perempuan secara alami memang multitasking. Yang menjadi orientasi perempuan juga adalah menjadi entrepreneur dan networker. Perempuan ingin keluarga terjamin, jadi meski masih kerja kantoran misalnya, ia punya bisnis sampingan,” jelas Hermawan Kartajaya, pendiri MarkPlus. “WOMEN” dalam diri perempuan inilah yang membuat Hermawan dengan tegas mengatakan, masa depan ada di tangan perempuan. “Karenanya saya selalu suka berkumpul dengan anak muda, perempuan, dan netizen,” paparnya.

Kekuatan dalam diri perempuan ini semakin teruji saat kaum hawa menjalani berbagai perannya. Potensi diri perempuan dalam karier ataupun bisnis yang dijalankannya, umumnya terbentur dengan alasan klasik. Namun meski terkendala masalah klasik, perempuan terbukti bisa bertahan, dan banyak role model yang sudah membuktikan kesuksesan menyeimbangkan peran ini.

“Hambatan keluarga menjadi alasan spesifik yang membuat perempuan tak bisa naik kelas dalam karier maupun bisnisnya. Karenanya perempuan harus pintar me-manage suami. Perempuan sukses jika bisa menyeimbangkan dirinya dengan pasangan. Kalau suami tersinggung, ini menjadi kendala untuk maju,” tutur Hermawan, sambil menyebutkan Martha Tilaar sebagai salah seorang tokoh yang bisa dijadikan role model.

Tips Perempuan Tangguh:

#1. Belajar setinggi-tingginya. Seperti kata pepatah, kejarlah ilmu sampai ke negeri Cina, begitu pula kamu berhak mengejar pendidikan, mulai dari S1 hingga S3 karena sesuangguhnya kamu memiliki potensi.

#2. Gunakan keahlian sebagai modal kerja dan modal hidup. Jika kamu jago melukis, bukalah galeri lukisan. Jika jago memasak, bukalah restoran. Jika jago keuangan, jadilah pengusaha. Intinya,  kita harus menjadi diri sendiri dan memanfaatkan potensi diri sendiri.

#3. Jika belum punya keahlian, cobalah gali kemampuan diri dengan ikut kursus, ataupun belajar dari buku, internet, atau teman lain yang sudah berhasil. Jangan ragu-ragu menimba ilmu dari orang lain. Dan pula, jangan malu-malu bertanya, karena kita akan ‘sesat’ di jalan. Mau belajar dari semua dari semua hal dan bidang-bidang di luar keahlian.

#4. Membaca buku sebanyak-banyaknya.membaca koran, majalah, buku, situs merupakan gudang yang tak terbatas, memperkaya pengetahuan diri akan membuat kita super lagi.

#5. Tegas dan berani mengatakan yang sebenarnya. Tetapi juga, bersikaplah ramah dalam segala suasana dan pada siapapun, meskipun suasana hati sedang tidak mendukung tetaplah tersenyum.

#6. Jangan sering mengeluh, tetapi hadapilah masalah serta kenyataan hidup dengan lapang dada dan optimis.

#7. Mandiri, berdirilah di atas kaki sendiri, kerjakan sesuatu dengan sendiri, tanpa bergantung pada orang lain.

#8. Belajar dari pengalaman, ambil segala kesempatan yang baru, dan memperkaya diri dengan pengalaman akan membuat kamu semakin bijaksana.

 

About Caring Lova


Artikel Menjelang YCPA (3)

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>