Wanita Indonesia

wanita-indonesia

Cindy Sally Edina

By Caring Lova on November 11, 2012
cindy-sally-edina

Perjalanan Mencari Passion dan Hidup Seimbang

Menemukan Passion

“Saat ini, saya bekerja sebagai Financial Consultant di Allianz. Bekerja sekian lama dan tidak sedikit hal yang sudah saya capai dalam karier, tetap saja tak dapat mengisi kekosongan yang saya rasakan. Karenanya, saya berdoa dan berusaha mengingat kembali apa yang saya lupakan dan apa yang menjadi passion saya untuk mengisi kekosongan tersebut.

“Waktu kecil, saya memiliki banyak cita-cita. Saya sempat mau jadi dokter. Kemudian, saya berubah pikiran ingin menjadi penyanyi, lalu berganti lagi mau jadi guru. Meskipun ada banyak keinginan yang ingin saya raih dulu, ingatan yang paling kuat adalah betapa saya senang menggambar. Setiap buku pelajaran saya yang tidak bergambar selalu dihias dengan gambar buatan saya. Tak ketinggalan, buku teman-teman saya pun turut menjadi ‘korban’ gambar tangan saya.

“Akhirnya, ini petunjuk Tuhan, saya menemukan kembali hobi yang lama saya tinggalkan, calling (panggilan) saya untuk melukis. Maka, sejak akhir tahun 2010, saya kembali menekuni hobi melukis. Saya sangat menikmati prosesnya dan memang terasa sekali bedanya jika kita mengerjakan sesuatu yang memang menjadi passion kita. Bukan lagi masalah target atau uangnya, tapi kepuasan batin dalam menghasilkan sebuah lukisan,” papar Cindy.

Hidup Seimbang

“Dalam hidup, kita sering menghabiskan waktu untuk orang lain. Pekerjaan menuntut kita untuk memenuhi berbagai meeting dan appointment dengan orang lain. Saking sibuknya, kita justru sering lupa diri kita juga berharga. Akhirnya, kita bisa kehabisan tenaga, stres, sampai sakit. Hidup yang harmonis harus seimbang, ada kerja, ada istirahat.

“Bagi saya, hidup adalah peacelove, and joy, karenanya, saya juga selalu meluangkan waktu bagi diri sendiri. Having a date with myself. Seminggu sekali, saya habiskan waktu luang untuk diri sendiri. Saya mengisinya dengan berenang, membaca buku, meditasi, atau berbelanja. Intinya, saya membahagiakan diri sendiri dan memberi ‘hadiah’ kepada diri sendiri atas achievement yang saya capai,” ujar Cindy.

YCPA Itu Unik

“Ketertarikan saya untuk mengikuti kompetisi Young Caring Professional Award (YCPA) pun didasari karena unsur ‘caring’ yang ditonjolkan dalam kompetisi ini. YCPA ini unik sekali. Berbeda dengan ajang lomba marketing, beauty, atau pengusaha lainnya, YCPA mencari profesional muda yang tidak semata dilihat dari sisi achievement-nya saja. Ada value lebih yang dinilai dalam kompetisi YCPA yang membuat saya tertarik mengikutinya.

“Betul saja. Saya mendapat banyak hal dari YCPA. Kesempatan untuk bertemu dengan para juri dan tim Caring Colours yang luar biasa, menambah networking, berkenalan dengan teman-teman yang sangat inspiring, sampai mendapat tips kecantikan luar-dalam. Pokoknya, banyak hal yang saya dapat dan tidak bisa disebutkan satu per satu di sini.

“Yang pasti, saya berkembang banyak melalui YCPA ini. Keikutsertaan saya di YCPA juga sangat bermanfaat bagi karier saya. Ada lebih banyak peluang yang terbuka dan YCPA sangat membantu pesertanya, keluarga YCPA, menjadi sukses. Support luar biasa saya dapatkan, mulai dari belajar menulis, disertakan dalam seminar-seminar, hingga penampilan,” cerita Cindy.

About Caring Lova


Artikel Cindy Sally Edina

Komentar Kamu?

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>